Thursday, May 17, 2012

Judo Jabar Ikuti Vietnam Open 2012

BANDUNG – Tim Pelatda cabang olahraga judo Jawa Barat yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau bertolak ke Hanoi, Vietnam guna mengikuti kejuaraan Judo Vietnam Open 2012.
 
Kejuaraan internasional tersebut akan berlangsung dari hari ini hingga tanggal 23 Mei mendatang. Tim Judo Jabar akan menurunkan 11 atlet Pelatda PON dari kelompok putra dan putri.
 
Di antaranya, Desi, Diana, Raisa, Diah, Ade, Amin, Beta, Hendi, Budi Hidayat dan Tatang. Mereka ini merupakan andalan Jabar dikelas 55 kg, 66 kg , 77 kg , 73 kg, 81 kg, 90 kg, +100 kg.
 
Sebenarnya, ini merupakan kali kedua Judo melakukan uji tanding di luar negeri setelah pada awal tahun kemarin, mereka berlatih di Korea Selatan. Bahkan setelah kejuaraan Vietnam Open ini, sebagian pejudo Jabar akan mengikuti program pemusatan latihan 100 atlet Jabar di Negeri Ginseng pada awal Juni mendatang.
 
Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif, usai melepas tim judo Jabar ke Vietnam Open belum lama ini mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu bukti kesungguhan Jabar yang ingin memperbaiki prestasi olahraga Jabar kedepan. "Untuk menbidik suatu prestasi, butuh kesungguhan dan keseriusan, itulah yang KONI perjuangkan sekarang untuk cabor," ucapnya.
 
KONI Jabar telah menargetkan delapan emas di ajang pesta olaharaga nasional yang akan digelar bulan September mendatang. Bidikan ini, tentu saja sudah disinergiskan dengan potensi para atlet judo Jabar. "Mereka mempunyai potensi yang cukup besar untuk meraih delapan emas, oleh karena itu kita targetkan sebanyak delapan emas,". Singkatnya.
 
Untuk itu Azis menilai, KONI akan terus menggali potensi itu agar bisa direalisasikan pada perhelatan akbar multi event nanti. Bukan hanya judo, pihaknya juga akan terus mendukung langkah peraihan prestasi perolehan medali emas yang menjadi program utama semua cabang olahraga.
 
Namun menurutnya, dukungan KONI ini harus disesuaikan dengan anggaran yang ada. "Jika anggarannya cukup, kita sebenarnya ingin melakukan pemusatan latihan untuk semua atlet Jabar yang akan turun di PON nanti," katanya.
 
Hal senada dikatakan Sekretaris I KONI Jabar, Lili Rolina yang mengatakan kebijakan mengirimkan atlet atau cabor ke luar negeri, merupakan hasil dari pertimbangan matang.
Dengan keterbatasan dana, untuk PON kali ini, KONI lebih melihat potensi emas yang akan dihasilkan cabor."Ada cabor unggulan yang menjadi prioritas utama KONI, agar bisa memelihara potensi emas di PON nanti,", terangnya.
 
Meski begitu, Jabar tetap tidak akan menganak tirikan cabor non unggulan emas. Pihaknya akan terus mendukung semua cabor agar bisa menyumbang prestasi di PON nanti. "Ada beberapa cabor yang dulunya tidak diunggulkan, tapi berkat kesungguhan mereka selama Pelatda, mereka kini menjadi cabor unggulan emas," pungkasnya.
(Panji Qadhafi/Koran SI/hmr)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment