Saturday, December 8, 2012

Messi Siap Dimainkan Kontra Betis


AFP/LLUIS GENEBintang Barcelona, Lionel Messi, tertunduk kesakitan karena cedera. Petaka ini terjadi seusai ia mencoba menendang bola ke gawang Benfica pada laga terakhir Grup G Liga Champions, Rabu atau Kamis (6/12/2012) dini hari WIB. Messi tak bisa melanjutkan pertandingan dan timnya akhirnya ditahan imbang 0-0.

BARCELONA, - Pelatih Barcelona, Tito Vilanova, mengungkapkan bahwa Lionel Messi telah pulih dari cederanya dan siap bermain membela "Blaugrana" dalam lanjutan Liga BBVA melawan Real Betis, Minggu (9/12/2012).

Messi tertimpa cedera setelah masuk sebagai pemain pengganti saat Barcelona bermain imbang tanpa gol lawan Benfica di matchday terakhir Grup G Liga Champions, Rabu (6/12/2012). Meski sempat dikabarkan akan absen beberapa pekan, tim dokter menyatakan bomber asal Argentina itu siap dimainkan dalam laga kontra Betis.

"Jika dinilai berisiko, meskipun itu kecil, maka Messi tidak akan pergi dengan tim (untuk melawan Betis)," ujar VIlanova.

"Ini artinya dia telah pulih dan siap untuk bermain. Meski demikian, kami akan menilai bagaimana kondisinya besok dan kemudian memutuskan apakah dia akan bermain 90 menit atau tidak," tegasnya kemudian.

Tentang kekuatan Betis, Vilanova menilai tim asuhan Pepe Mel itu selalu menyulitkan Barcelona dalam sejumlah laga terakhir. Meski demikian, ia yakin anak asuhnya akan dapat meraih hasil terbaik dalam pertandingan tersebut.

Ditanya mengenai kondisi Alexis Sanchez yang tengah mengalami cedera engkel, Vilanova mengatakan, "Dia telah pulih lebih cepat dari yang kami duga dan fisiknya juga baik. Dia hanya butuh kesempatan bermain agar kebugarannya kembali penuh."

Friday, December 7, 2012

Mancini: MU Lebih Baik daripada City


AFPPelatih Manchester City, Roberto Mancini.

MANCHESTER, — Hingga pekan ke-15 Premier League, Manchester United menguasai klasemen dengan nilai 36, atau unggul tiga angka dari pesaing terdekat, Manchester City. Kedua tim akan bertemu pada pekan ke-16, di Etihad, Minggu (9/12/2012).

Dengan situasi tersebut, menurut Pelatih City, Roberto Mancini, timnya harus memenangi derbi karena hasil selain itu akan membuat mereka semakin sulit memperkecil  ketertinggalan, mengingat konsistensi MU musim ini.

"Tak apa-apa bagi MU jika mereka kalah karena mereka unggul tiga poin dari kami. Kami tertinggal tiga angka dari mereka dan dengan begitu kami tak boleh kalah," ujar Mancini.

"Mereka lebih baik dari kami saat ini. Kami barus berada (dalam persaingan juara) dalam dua tahun terakhir. Mereka bisa tampil pada laga-laga ini dalam persaingan juara selama 20 tahun. Mereka telah memenangi segalanya selama 15 tahun."

"Anda tak bisa mengubah ini dalam dua atau tiga tahun. Anda perlu waktu lebih. Dalam hal ini, mereka memiliki keuntungan kecil," tuturnya.

Thursday, December 6, 2012

Jamu West Brom, Arsenal Krisis Pemain


AFPPelatih Arsenal, Arsene Wenger.

LONDON, Arsenal akan kehilangan sejumlah pemain kuncinya, termasuk Lukas Podolski dan Theo Walcott, saat menjamu West Bromwich Albion dalam lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Sabtu (8/12/2012).

Podolski mengalami cedera saat membela Arsenal di Liga Champions melawan Olympiakos, Selasa (4/12/2012). Selain bomber asal Jerman itu, sejumlah pemain yang dipastikan tidak akan ambil bagian di antaranya Theo Walcott, Bacary Sagna, dan Laurent Koscielny.

"Dari pertandingan Selasa malam di Yunani tidak ada cedera baru. Jadi, kami akan menyeleksi pemain dari kombinasi pertandingan Selasa dan Sabtu kemarin," ujar Wenger.

Wenger berharap agar badai cedera yang menerpa skuadnya itu bisa segera selesai. Maklum saja, The Gunners kini bertekad untuk tampil maksimal di setiap pertandingan Premier League agar posisinya di papan tengah klasemen bisa membaik.

"Untuk Podolski, dia mengalami cedera hamstring. Tetapi, (cedera) itu tidak akan memakan waktu lama," harap Wenger.

Arsenal saat ini berada di peringkat 10 dengan 21 poin atau tertinggal 15 angka dari Manchester United di puncak klasemen sementara Premier League. Sementara West Brom berada di peringkat lima dengan poin 26.

Merah Putih Sisakan Lima Wakil di Perempatfinal

Riyanto Subagja jadi satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putra/PB Djarum
Riyanto Subagja jadi satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putra/PB Djarum

HWASUN-GUN – Utusan Indonesia mulai bergurugan di hari ketiga turnamen Korea Grand Prix Gold 2012. Dari 10 wakil Merah Putih yang berlaga di babak kedua, hanya lima diantaranya yang berhasil lolos ke perempatfinal.
 
Mereka adalah ganda campuran yang ditempatkan sebagai unggulan kedua Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, tunggal putri yang ditempatkan sebagai unggulan kedua Aprilia Yuswandari, ganda putri Shella Devi Aulia/Anggia Awanda, dan tunggal putra Riyanto Subagja.
 
Pada turnamen Korea GP Gold kali ini, para pesertanya memang bukan pebulutangkis elite dunia. Tim Merah Putih pun menjadikan ajang ini untuk menambah pengalaman para pemain mudanya.
 
Dengan hanya menyisakan satu wakil di tiap-tiap nomor, peluang Indonesia untuk membawa pulang setidaknya satu gelar juara tergolong cukup berat.
 
Hasil lengkap wakil Indonesia di babak kedua:
Irfan Fadhilah/Weni Aggraini (2) – Jang Seung Hoon/Ko Hyun Jung (Korsel) 21-16 11-21 21-16
Aprilia Yuswandari (2) – Li Lian Yang (Malaysia) 21-14 21-14
Shella Devi Aulia/Anggia Awanda – Ko Joycelyn/Tsai Christin (Kanada) 21-9 21-14
Riyanto Subagja – Iskandar Zulkarnain (Malaysia) 21-18 21-14
Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Wijaya (3) – Liao Kuan Hao/Chien Yu Chin (Taiwan) 15-21 16-21
Maziyyah Nadhir – Kim Ye Ji (Korsel) 17-21 21-13 13 -21
Wisnu Yuli Prasetyo – Niluka Karunaratne (Sri Lanka) 16-21 14-21
Yeni Asmarini – Chen Jiayuan (Singapura) 16-21 11-21
Berry Anggriawan/Yohannes Sugiarto – Lin Yen Jui/Lu Chia Bin (Taiwan) 21-23 18-21
Deariska Medita/Khaeriah Rosmini – Lee Nu Ri/Yang Soo Yeon (Korsel) 21-12 21-8
 
*Yang dicetak tebal berhasil memenangi pertandingan
(auz)

Wakil Jepang Tantang Juara Afrika


TOSHIFUMI KITAMURA / AFPPara pemain Sanfrecce Hiroshima merayakan gol yang dicetak rekannya ke gawang Auckland City pada Piala Dunia Antarklub 2012 yang berlangsung di Stadion Internasional Yokohama, Kamis (6/12/2012).

YOKOHAMA, - Jawara J-League, Sanfrecce Hiroshima, lolos ke babak perempat final Piala Dunia Antarklub 2012, setelah menang 1-0 atas juara Liga Champions zona Oseania, Auckland City, di Stadion Internasional Yokohama, Kamis (6/12/2012).

Satu-satunya gol diciptakan Toshihiro Aoyama pada menit ke-65. Gol tersebut merupakan hasil tembakan dari jarak sekitar 25 meter, yang mengarah ke pojok gawang Auckland.

Pada babak selanjutnya, Sanfrecce akan ditantang wakil dari zona Afrika, Al-Ahly, di Stadion Toyota, Minggu (9/12/2012). Sedangkan laga perempat final lainnya mempertemukan Ulsan Hyundai kontra Monterrey, juga pada hari yang sama.

Dua pemenang dari babak ini akan langsung bertemu dua klub yang sebelumnya sudah berada di semifinal, Corinthians dan Chelsea. Pemenang Sanfrecce dan Al-Ahly bersua Corinthians, sedangkan Chelsea siap ditantang pemenang laga Ulsan versus Monterrey.

Susunan pemain:
Sanfrecce:
1-Shusaku Nishikawa; 4-Hiroki Mizumoto, 5-Kazuhiko Chiba, 24-Ryota Moriwaki; 6-Toshihiro Aoyama, 7-Koji Morisaki (9-Naoki Ishihara 90), 8-Kazuyuki Morisaki, 14-Mihael Mikic 81 (2-Hwang Seok-Ho 81), 15-Yojiro Takahagi, 27-27-Kohei Shimizu (16-Satoru Yamagishi 59); 11-Hisato Sato

Auckland: 12-Tamati Williams; 3-Takuya Iwata, 5-Angel Berlanga, 15-Ivan Vicelich, 22-Andrew Milne; 8-Christopher Bale, 13-Alex Feneridis, 16-ALbert Riera, 9-Manel Exposito (20-Emiliano Tade 76); 11-Daniel Koprivcic (10-Luis Corrales 66), 14-Adam Dickinson

Wednesday, December 5, 2012

Sumbar Siapkan Atlet PON di Bawah 23 Tahun

PADANG - Pengurus KONI Sumatra Barat menyiapkan atlet untuk Pekan Olahraga Nasional 2016 di Jawa Barat, dengan mengutamakan para atlet kelahiran 1990 untuk semua cabang olahraga di pengurus cabang kabupaten dan Kota.
 
"Nanti ketika mereka mengikuti PON nanti itu mereka sudah berusia 20 sampai 22 tahun, dan atlet ini akan diseleksi pada Pekan Olahraga Provinsi," ujar Waki Ketua KONI II Sumbar, Andrianto saat membuka Bimbingan Teknis Pembinaan Koni Mentawai di hotel Pangeran City jalan Dobi Padang, Rabu (5/12/2012).
 
Seleksi ini akan dilakukan pada Porprov pada 16 Desember mendatang di Kabupaten Limapuluh Kota dan Porprov di Dharmasraya pada tahun 2014 mendatang.
 
"Atlet kita sudah siap ikut kualifikasi PON, dan itu sudah matang dengan prestasi yang diraihnya, sebab usia ini adalah umur berprestasi dan kondisi fisik yang prima," ujarnya.
 
Menurutnya, kalau ini sudah berhasil nantinya akan direkomendasikan serta diterapkan pada pengurus KONI mendatang. Selain itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sudah berwacana bahwa Sumatra Barat akan menjadi tuan rumah pada PON 2022 atau 2024. "Ini harus dikejar peluang itu, untuk menjadi tuan rumah yang berprestasi," tutup Andrianto.
(raw)

Benitez: Rotasi Ini Akan Terbayar Akhir Musim


AFPPelatih Chelsea, Rafael Benitez.

LONDON, Pelatih Chelsea, Rafael Benitez, mengatakan, keputusannya untuk merotasi sejumlah pemain inti The Blues akan membuahkan hasil pada akhir musim Premier League. Hal itu diungkapkannya seusai mengistirahatkan trio pemain inti, yaitu Eden Hazard, Juan Mata, dan Oscar.

Hazard, Mata, dan Oscar sebelumnya bersinar bersama Chelsea pada awal musim ini ketika masih ditangani oleh Roberto Di Matteo. Namun, di dua laga terakhir Chelsea bersama Benitez, ketiga pemain tersebut dirotasi.

Mata masuk di babak kedua saat Chelsea melawan Fulham, 28 November 2012. Setelah itu giliran Oscar yang baru dimasukkan pada paruh kedua untuk menggantikan Eden Hazard saat ditekuk 1-3 West Ham United, Sabtu (1/12/2012).

Benitez menuturkan, salah satu alasannya merotasi tim agar sejumlah pemain kuncinya dapat selalu segar. Hal itu pun pernah dilakukannya saat membesut Liverpool. Ketika itu, ia tidak pernah menurunkan susunan skuad yang sama dalam 99 kali pertandingan.

"Saya selalu mencoba menganalisis hal-hal yang dapat kita lakukan dengan cara yang sama. Saya melihat kualitas ketiga pemain itu dan mereka adalah pemain yang sangat berbahaya. Jadi, kami harus menemukan keseimbangan dalam tim ini," ujar Benitez seperti dilansir situs resmi klub.

"Kenapa saya beberapa kali merotasi mereka, karena mereka bermain terlalu banyak. Anda tidak dapat bugar jika Anda terus bermain selama dua pekan dengan intensitas seperti pada Desember ini."

"Di sebuah pertandingan, di mana tim mampu melakukan penguasaan bola dengan baik, Anda dapat memainkan mereka semua. Tetapi, tim ini harus dikelola dengan baik jika lawan sangat kuat. Anda harus melakukan pendekatan lain untuk hal tersebut," kata Benitez.