Saturday, October 6, 2012

Kebingungan Transfer Pemain Dortmund


PATRIK STOLLARZ / AFPDirektur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, saat timnya bertanding melawan Borussia Moenchengladbach pada 29 September 2012.

DORTMUND, - Seorang pemain Amerika Serikat U-17 begitu gembira, ketika mengira ditransfer Borussia Dortmund. Tapi, ternyata tidak.

Adalah Junior Flores. Lelaki 16 tahun itu terpantau bakatnya saat tampil dalam turnamen Nike International Friendlies, tahun lalu.

Tak kurang Paris Saint Germain dan Liverpool memantau talentanya, namun Washington Post melaporkan, Kamis (4/10/2012), Dortmund yang telah bersepajat dengan Flores.

"Kami sangat gembira dengan kesepakatan dengan Dortmund itu. Kami masih tak percaya dengan apa yang telah terjadi," tutur Flores.

Ironisnya, "Die Borussen" buru-buru membantah melalui Direktur Olahraga, Michael Zorc.

"Kami tahu tentang dirinya. Bakatnya sangat menarik hati kami. Namun, belum ada kesepakatan yang dilakukan," ucap Zorc kepada Ruhr Nachrichten.

Kebingungan tak berhenti sampai di situ, ketika Flores masih percaya transfer itu telah terjadi.

"Aku telah bergabung dengan Dortmund dan tak ada yang lebih menyenangkan daripada hal itu," tulis Flores dalam akun Twitternya.

Kabarnya, kesepakatan itu akan berlaku dari Maret 2014, ketika Flores berusia 18 tahun dan diizinkan melangkah ke jenjang profesional.

Flores sendiri merupakan gelandang serang yang tengah menjalani tahun keduanya dalam program Amerika U-17 di Brandenton.

 

Friday, October 5, 2012

Masih Ada Lindaweni di Semifinal Tunggal Putri

Lindaweni Fanetri. (Foto: pb-pbsi.org)
Lindaweni Fanetri. (Foto: pb-pbsi.org)

SUZUKA - Lindaweni Fanetri berhasil melaju ke semifinal Chinese Taipei Open setelah mengalahkan wakil Singapura, Juan Gu pada babak perempatfinal. Dengan kemenangan tersebut, peluang Indonesia pada nomor tunggal putri masih terjaga.
 
Pada game pertama, Lindaweni yang merupakan peringkat 62 dunia, tanpa kesulitan meladeni permainan Juan Gu. Sejak kedudukan imbang 3-3, ia selalu unggul hingga akhirnya menutup laga dengan skor 21-12.
 
Pada game berikutnya, pertarungan ketat terjadi. Sempat unggul 17-11, kemudian Lindaweni tak mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya tunduk dari pebulutangkis peringkat 17 tersebut, dengan kedudukan akhir 20-22.
 
Pada game penentuan, Lindaweni bermain lepas dan penuh percaya diri. Sejak kedudukan 2-1, ia selalu unggul dari Juan Gu sebelum akhirnya menutup laga dengan kedudukan akhir 21-15.
 
Pada semifinal, Lindaweni akan berhadapan dengan wakil tuan rumah, Hsiao Ma Pai, yang melaju berkat kemenangan atas Yu Po Pai, juga dari Taipei, dengan 22-20 21-19.
 
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, Desi Hera harus terhenti di babak perempatfinal, usai ditundukkan pebulutangkis Taipei, Tzu Ying Tai, 24-22 21-10. Berikutnya Tai akan berhadapan dengan wakil Hong Kong, Pui Yin Yip, 21-10 21-13. (fit)

Aguero: "Messi, Who?"

MANCHESTER, - Tak terbantahkan lagi jika ada hubungan dekat antara striker Manchester City, Sergio Aguero, dengan penyerang Barcelona, Lionel Messi. Keduanya sudah bersama-sama sejak masih usia muda, tepatnya pada 2005 di Piala Dunia U-20.

Saat itu, Aguero dan Messi pemain andalan Argentina U-20. Ada sebuah cerita lucu yang selalu dikenang keduanya bila mengingat momen tersebut. Ternyata, Aguero tak mengenal Messi.

"Awalnya, kami hanya berbincang soal sepatu. Lalu, dia mengatakan sesuatu. 'Namaku Lionel,'. Dan, aku kembali menanyakan siapa namanya belakangnya," jelas Aguero kepada DirectTV Sports.

"Dia kemudian menjawab, 'Messi..Messi'. Aku masih tak mengenalnya. Kemudian, aku melihat daftar pemain Argentina U-20 dan menemukan ada namanya," ingat Aguero.

Kenangan tersebut masih membekas di benak Aguero dan Messi. Kadang keduanya tertawa lepas ketika menceritakan kembali momen itu.

"Messi sering tertawa terbahak-bahak, bahkan sampai mengeluarkan air mata kalau mengingat cerita itu. Aku sendiri kala itu masih berusia 17 tahun. Lucu juga jika mengenangnya," pungkas Aguero.

 

Thursday, October 4, 2012

Pelatih Getafe Dukung Madrid Menang di "El Clasico"

MADRID, - Pelatih Getafe, Luis Garcia Plaza, mendukung Real Madrid mengalahkan Barcelona pada pertandingan "El Clasico" akhir pekan nanti. Harapan yang diutarakan Plaza semata-mata hanya untuk sepak bola Spanyol.

Bukan rahasia lagi jika Barcelona dan Madrid merajai kompetisi di tanah Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Kedigdayaan dua tim itu dinilai mengurangi gereget salah satu liga terbaik dunia tersebut.

"Demi kebaikan kompetisi Spanyol, saya tak ingin melihat Barcelona menang. Hal tersebut bukan karena saya benci Barcelona," tandas Plaza seperti dilansir Football Espana.

Jika harapan Plaza tak terkabul, maka akan ada selisih jarak 11 poin antara Barcelona dan Madrid. Di mata Plaza, perbedaan dua digit angka itu bisa membuat Liga BBVA membosankan.

"Tahun lalu, saya ingin Barcelona menang atas Madrid. Tapi, tahun ini berbeda. Jika tidak, akan ada perbedaan 11 poin antara Barcelona dan Madrid. Hanya ada dua kandidat juara Spanyol. Dengan begitu, perbedaan 11 poin tentu tak bagus," tandas Plaza.

"Dalam setiap pertandingan, Barcelona selalu mendominasi. Tetapi, Madrid mampu memberikan kesulitan pada kunjungan terakhir ke Camp Nou. Saya tak tahu siapa yang akan menang, karena pertandingan akan sangat ketat," pungkasnya.

Abraham Kesal Tak Mampu Kejar Rossi

Karel Abraham mencoba susul Valentino Rossi (Foto: Reuters)
Karel Abraham mencoba susul Valentino Rossi (Foto: Reuters)

BRNO – Kendati GP Aragon sudah berlalu akhir pekan silam, Karel Abraham masih menyesali salah satu pertarungan terbaiknya dengan sang legenda hidup, Valentino Rossi. Hingga kini, Abraham mengaku masih gusar karena tak mampu mengasapi Rossi.
 
Abraham sendiri finis di urutan ke-9 di sesi lomba Aragon lalu, satu posisi di bawah The Doctor. Abraham yang start dari grid ke-14, awalnya mampu melewati sejumlah rider di depannya, hingga terpaut dengan grup yang dihuni Jonathan Rea dan Rossi, usai melakukan start dengan buruk.
 
“Saya masih sedikit kesal karena tak mampu melewati Valentino Rossi yang mengasapi saya setelah kesalahan di awal start lomba. Lajunya sangat cepat dan jika saya ceroboh dan ngotot, mungkin akan berbahaya buat diri saya sendiri,” beber Abraham, seperti disadur Crash, Kamis (4/10/2012).
 
“Awalnya saya memang mencoba, tapi saya terlambat mengerem di suatu sektor tikungan dan terpaksa keluar jalur. Saya beruntung karena masih melebar di pinggir landasan aspal, jadi saya kembali mengekor (Randy) de Puniet dan (Aleix) Espargaro untuk kembali melewati mereka,” lanjutnya.
 
Kendati demikian, setidaknya masih ada hikmah tersendiri bagi pembalap kelahiran Brno, 22 tahun silam itu di seri ke-14 itu. Finis di urutan kesembilan jadi hiburan tersendiri karena memang Abraham membidik target minimum di 10 besar.
 
“Tapi setidaknya saya senang dengan jalannya balapan. Saya juga menikmati seri Aragon dan mengakhirinya dengan hasil yang cukup baik,” pungkas Abraham.
(raw)

Wednesday, October 3, 2012

Texas Masuk Kalender MotoGP 2013

Circuit of The Americas (Foto: MotoGP.com)
Circuit of The Americas (Foto: MotoGP.com)

AUSTIN – Mulai musim depan, para joki MotoGP takkan hanya dua kali mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk menjalani seri Laguna Seca dan Indianapolis. Negeri Paman Sam itu kini bisa mengklaim seri ketiga mereka, yakni MotoGP Texas yang sudah dijadwalkan 21 April mendatang.
 
Circuit of The Americas di Austin, sudah dikonfirmasi Dorna sebagai pihak berwenang di MotoGP, untuk menjadi salah satu seri musim depan dan tiketnya, sudah akan dijual mulai dua pekan mendatang. Sirkuit ini dianggap kompeten, terlebih Texas juga akan menjadi salah satu host pentas Formula One, bulan November mendatang.
 
“Tim Circuit of The Americas dengan bangga memperkenalkan kontes balapan tersohor dunia di tahun 2013. Kompetisi MotoGP yang kita tahu punya popularitas mendunia di antara fans-nya dan untuk pertama kalinya akan digelar di Austin,” jelas Steve Sexton, presiden Circuit of The Americas.
 
“MotoGP punya basis fans dengan dua juta fans di seluruh dunia. Kami yakin, dengan masuknya kami ke MotoGP, akan menjadi tambahan yang luar biasa bagi program kami dan akan menarik puluhan ribu orang ke Texas, menciptakan even besar lainnya dengan dampak ekonomi yang signifikan bagi negara bagian kami,” lanjutnya.
 
Sementara itu, Carmelo Ezpeleta, direktur eksekutif Dorna yang memegang hak komersil MotoGP, turut menyambut baik penambahan seri Texas ke kalender MotoGP. Dorna menganggap masuknya GP Texas akan menjadi daya tarik tambahan, terutama dalam hal komersialiasi MotoGP.
 
“Kami senang bisa bekerja sama dengan Circuit of The Americas untuk meluaskan program kami di AS dan membawa seri kompetisi kami di fasilitas Grand Prix baru di Texas ini,” papar Ezpeleta, seperti dilansir TheCheckeredFlag, Kamis (4/10/2012).
 
“Kami melihat peluang pasar MotoGP dan peluang meluaskan basis fans melalui kesepakatan ini. Kami tahu Circuit of The Americas akan jadi promotor yang tepat untuk membantuk kami mencapai target itu,” pungkasnya.
(raw)

Porto Vs PSG Masih 0-0


wallpaperstopLogo Liga Champions.

PORTO, - FC Porto masih kesulitan membongkar pertahanan Paris Saint-Germain (PSG) pada kualifikasi Liga Champions Grup A, Rabu atau Kamis (4/10/2012) dini hari WIB. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih bermain imbang 0-0.

Seperti dugaan Pelatih PSG, Carlo Ancelotti, pertarungan melawan FC Porto berlangsung ketat. Porto mencoba menyerang, namun PSG terus meladeni.

Meski Porto sedikit mendominasi, bukan berarti tuan rumah mampu mengacau pertahanan PSG. Mereka mampu melepaskan tiga tendangan tepat ke gawang, tapi tak satu pun yang membuahkan hasil.

Didukung banyak bintang, PSG mampu mengimbangi. Mereka juga bisa melepaskan satu tendangan ke gawang. Hanya saja, kedua tim masih gagal membuat peluang emas dan mencetak gol hingga babak pertama berakhir.

Susunan Pemain
Porto:
1-Helton; 2-Danilo, 4-Maicon, 30-Nicolas Otamendi, 26-Alex Sandro;
25-Fernando, 8-Joao Moutinho, 3-Lucho Gonzalez, 19-James Rodriguez, 17-Silvestre
Varela; 9-Jackson Martinez

Paris St Germain: 30-Salvatore Sirigu; 3-Mamadou Sakho, 2-Thiago Silva,
17-Maxwell, 23-Gregory van der Wiel; 20-Clement Chantome, 24-Marco Verratti,
14-Blaise Matuidi; 7-Jeremy Menez, 18-Zlatan Ibrahimovic, 10-Nene

Wasit: Howard Webb (Inggris)