Sunday, August 5, 2012

Papin: Ronaldo Pantas Raih Ballon dOr


AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULATMantan striker Perancis, Jean-Pierre Papin.

PARIS, — Mantan striker Perancis, Jean-Pierre Papin, menjagokan Cristiano Ronaldo meraih Ballon d'Or tahun ini daripada Lionel Messi.

Papin pernah meraih gelar Pemain Terbaik Eropa 1991. Saat itu gelar tersebut bernama Ballon d'Or. Sekarang, Ballon d'Or dimerger dan menjadi gelar Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.

Ronaldo dan Messi terus bersaing ketat meraih gelar itu. Namun, dalam tiga tahun terakhir, Messi mendominasi. Dia meraih dua Ballon d'Or setelah dimerger dan Pemain Terbaik Dunia.

Tahun ini, Messi kembali menjadi favorit peraih gelar tersebut. Pemain Barcelona itu dinilai masih stabil menunjukkan kehebatannya. Namun, menurut Papin, Ronaldo lebih pantas mendapatkannya karena dia membawa Real Madrid juara Liga BBVA musim lalu.

"Cristiano Ronaldo lebih sukses pada tahun lalu (daripada Messi). Maka dari itu, saya pikir dia akan memenangkan Ballon d'Or," ungkap Papin kepada BeIN Sport.

Papin pernah membela klub Marseille. Dia juga pernah bergabung dengan Bayern Muenchen, AC Milan, dan Bordeaux. Dia membela timnas Perancis dalam 54 pertandingan dan mencetak 30 gol.

 

Tim Basket Putri AS Cetak Rekor

Skuad Tim basket putri. (Foto: Getty Images)
Skuad Tim basket putri. (Foto: Getty Images)

LONDON – Tim basket putri Amerika Serikat mencetak rekor kemenangan. Tamika Catchings dkk berhasil melaju ke babak perempatfinal setelah mengalahkan tim basket China dengan skor 114-66.
 
Kemenangan yang diraih tim basket Amerika ini, merupakan yang kelima kalinya sekaligus melengkapi kesempurnaan tim negeri Paman Sam ini di pertandingan penyisihan grup.
 
Dalam pertandingan kelima ini, China sempat memberikan perlawanan terhadap tim Amerika pada kuarter pertama. Terbukti, negeri Tirai Bambu ini hanya ketinggalan tipis dengan skor 31-28 dari Amerika.
 
Tapi, Amerika yang berhasil merebut medali emas di empat kali beruntun Olimpiade ini, tidak memberikan kesempatan kepada China untuk berkembang. Mereka langsung memimpin dengan skor 30-8 untuk menutup kuarter kedua dengan skor 61-36.
 
China terus berusaha untuk memberikan perlawanan. Namun, Amerika terlalu perkasa untuk negeri asal Asia tersebut. Akhirnya, sang juara bertahan menutup pertandingan dengan skor 114-66.
 
Diana Taurasi menjadi penghasil angka terbanyak Amerika Serikat. Pemain yang menempati posisi guard ini menghasilkan 22 poin. Sedangkan Chen Nan yang mengumpulkan 16 poin, merupakan top skorer buat China.
 
Sebelumnya, Australia berhasil mengalahkan Kanada untuk meraih kemenangan keempat dengan skor 72-6. Sedangkan Prancis, menumbangkan Rusia dengan skor 65-54 untuk mengakhiri Grup B.
 
Berikut hasil drawing perempatfinal basket Olimpiade putri:
Amerika vs Kanada
Prancis vs Ceska
Australia vs China
Rusia vs Turki
(hmr)

Pearce: Britania Raya Sudah "Habis"


AFPPelatih tim Inggris Raya untuk Olimpiade London 2012, Stuart Pearce.

CARDIFF, - Pelatih Britania Raya, Stuart Pearce, menyesalkan kekalahan timnya dari Korea Selatan dalam babak perempat final cabang olahraga sepak bola Olimpiade 2012 di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (4/8/2012). Maklum saja, sebagai tuan rumah, Britania Raya sebelumnya memang difavoritkan menjadi juara dalam cabang ini.

Britania Raya diempaskan Korsel lewat babak adu penalti 4-5, setelah bermain imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan. Dengan hasil tersebut, tim "Negeri Ginseng" akan menghadapi Brasil di semifinal.

Pearce mengatakan, dengan kegagalan itu, skuad Britania Raya akan sulit mengukir namanya dalam sejarah cabang sepak bola Olimpiade. Apalagi, tahun ini adalah kali pertama Britania Raya ikut serta dalam Olimpiade sejak 1960 silam.

"Formasi tim Britania Raya ini sangat fanstastis, tetapi, saya tidak berfikir formasi itu akan terulang lagi, karena di mana kami menemukan waktu untuk masuk kembali ke turnamen ini lagi?" ucap Pearce.

Dalam cabang sepak bola, sebuah tim biasanya dipilih berdasarkan performa mereka di Piala Eropa U-21, meskipun beberapa harus juga berlomba untuk mendaftar sendiri. Salah satu kekhawatiran tuan rumah adalah, tidak dapat memanggil kembali pemain-pemainnya dalam satu wadah Britania Raya setelah Olimpiade 2012 ini berakhir.

 

Media India Puji Torehan Perunggu Saina

Saina Nehwal (Foto: Getty)
Saina Nehwal (Foto: Getty)

LONDON – Pebulutangkis tunggal putri India, Saina Nehwal popularitasnya tengah menanjak, hal itu tak lain karena dia baru saja memenangkan medali perunggu untuk negaranya di ajang Olimpiade 2012 London.
 
Popularitas Saina bahkan kini mengalahkan olahraga kriket yang selama ini menjadi olahraga kebanggaan masyarakat India. Media-media India memberikan penghargaan dengan menjadikan prestasi yang diraih Saina sebagai berita utama di media-media India.
 
Bahkan media-media di India tak peduli dengan kenyataan Saina meraih medali perunggu karena lawannya, Wang Xin asal China menarik diri dari pertandingan karena mengalami cedera saat tengah memimpin 21-18, 1-0.
 
"China's groans, Saina's bronze (erangan China, perunggu Saina)," tulis Hindustan Times di halaman depan korannya. “Wang jatuh cedera karena dia ditekan habis-habisan oleh pemain India,” sambung Hindustan Times, seperti dilansir Emirates247, Minggu (5/8/2012).
 
"Lucky bronze for plucky Saina (Perunggu keberuntungan untuk Saina yang berani)," tulis Times of India untuk kemenangan yang diraih pebulutangkis putri berusia 22 tahun itu.
 
Saina menjadi atlet perempuan kedua India setelah lifter Karnam Malleswari, yang mampu mempersembahkan medali di Olimpiade London 2012. Perunggu Saina kemudian disusul oleh perak dari petembak putra India, Vijay Kumar dan perunggu dari Gagan Narang juga dari cabang menembak.
 
(win)

Saturday, August 4, 2012

Inggris Raya Tersisih, Jepang Masih Perkasa

Logo Olimpiade 2012 (foto: Ist)
Logo Olimpiade 2012 (foto: Ist)

JAKARTA – Empat laga perempatfinal Sepakbola Putra Olimpiade London telah diselesaikan. Tuan rumah Inggris Raya harus tersisih. Hebatnya pada semifinal nanti bakal ada dua raksasa Asia, Jepang dan Korea Selatan. 

Diawali dari pertandingan antara Jepang dan Mesir, di mana Negeri Sakura ini terus melakukan permainan yang menjanjikan di ajang Olimpiade ini. Setelah memupus harapan Spanyol U-23 untuk meraih medali emas, Jepang kali ini membantai negeri yang terkenal dengan cerita Fir’aun-nya, Mesir dengan skor 3-0. 

Ketiga gol Jepang diciptakan oleh Kensuke Nagai menit ke-14, Maya Yoshida (78’), dan Yuki Otsu (83′). Pada semifinal nanti, Negeri Samurai Biru ini bakal menghadapi Mexico U-23, yang juga menang atas Senegal dengan skor 4-2.

Duel sengit terjadi pada laga yang berlangsung di Wembley Stadium ini, Mexico sempat unggul dua gol lewat kaki Jorge Enriquez (10’) dan Javier Aquino (62’). Namun Senegal tak tinggal diam, dua gol balasan disarangkan Senegal lewat pemainnya, Moussa Konate (69’) dan Ibrahima (76’). 

Tapi pada saat perpanjangan waktu, Mexico akhirnya bisa mempertegas kemenangan mereka dengan menciptakan dua gol lagi, lewat kaki Giovanni dos Santos (98’) dan Hectro Herrera (109’). 

Pertandingan yang tragis tercipta kala Korea Selatan mampu menyingkirkan tuan rumah Inggris Raya lewat drama adu penalti. Bahkan pada waktu normal, Negeri Gingseng mampu unggul lewat Dong-Won Ji di menit ke-29, sebelum akhirnya disamakan lewat Aroon Ramsey lewat titik putih. 

Skor 1-1 ini bertahan hingga perpanjangan waktu hingga berlanjut ke babak adu penalti. Dari lima algojo Inggris Raya, hanya Daniel Strurridge yang gagal. Sementara para pemain Korea Selatan membabat habis kesempatan dengan kesuksesan. 

Hasil ini sekaligus meloloskan mereka ke babak semifinal, di mana Brasil telah menant. Anak muda Selecao ini baru saja menghempaskan perlawanan ketat Honduras dengan skor tipis 3-2. 

Bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-30, tak membuat Honduras kehilangan asa. Bahkan mereka sempat unggul pada menit ke-12 lewat Mario Martinez, sebelum akhirnya Leandro Damiao menyamakannya di menit ke 38. 

Honduras membuat kejutan dengan kembali memimpin lewat gol Roger Espinoza. Tapi Brasil kembali menyamakan kedudukan lewat penalti Neymar di menit ke 51. Hingga akhirnya Damiao menjadi pahlwan lewat gol keduanya di pertandingan ini. 

Berikut hasil lengkap perempatfinal Sepakbola Putra Olimpiade London:
Jepang U-23 3 – 0 Mesir U-23
Mexico U-23 4 – 2 Senegal U-23
Brazil U-23 3 – 2 Honduras U-23
Inggris Raya U-23 1(4) - 1(5) Korea Selatan U-23 

Berikut jadwal semifinal Sepakbola Putra Olimpiade Selasa (7/8/2012):
Mexico U-23 vs Jepang U-23
Korea Selatan U-23 vs Brasil U-23
(fir)

Puyol: PSG Ancaman Baru Raksasa Eropa


KENZO TRIBOUILLARD/ AFPBek Barcelona, Carles Puyol (kiri) berusaha merebut bola dari pemain Paris Saint-Germain dalam laga ujicoba pramusim di Stadion Parc des Princes, Sabtu atau Minggu (5/8/2012) dini hari WIB.

PARIS, - Bek Barcelona, Carles Puyol, menilai Paris Saint-Germain (PSG) akan menjadi ancaman baru bagi sejumlah klub raksasa Eropa. Pendapat itu diungkapkannya menanggapi hasil laga uji coba antara Barcelona lawan PSG di Stadion Parc des Princes, Sabtu atau Minggu (5/8/2012).

Barcelona menang 4-1 atas PSG lewat babak adu penalti, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal. Barca lebih dulu unggul 2-0 berkat gol Rafinha dan Lionel Messi. Namun, PSG mampu menyamakan kedudukan melalui Zlatan Ibrahimovic dan Zoumana Camara.

Puyol menilai, kehadiran para pemain baru akan menambah kekuatan PSG. Maklum saja, tim asuhan Carlo Ancelotti itu tak tanggung-tanggung menyiapkan skuadnya musim depan dengan mendatangkan pemain sekaliber Ibrahimovic, Thiago Silva, dan Ezequiel Lavezzi.

"Lawan kami (PSG) harusnya dapat meningkatkan kekuatan mereka dengan pemain barunya. Tim itu akan mampu melakukan sesuatu di Ligue-1 dan juga dalam Liga Champions," ujar Puyol.

Sementara, pelatih Barcelona, Tito Vilanova, mengaku senang dengan hasil laga ujicoba tersebut. Menurut pelatih berusia 42 tahun ini, pertandingan itu cukup bagus karena dapat memberi pengalaman bagi para pemain muda "Blaugrana".

"Laga itu juga sangat penting, karena kami bermain dengan tim yang mempunyai gaya tersendiri di Eropa. Menurut saya, PSG tidak akan jauh dari kesuksesan setelah mereka melakukan investasi peman yang hebat di dua tahun terakhir ini," kata Vilanova.

 

Medali Perunggu Ganda Puteri Jatuh ke Tangan Rusia

Alex Bruce/Michelle Li (atas)/ Valeria Sorokina/Nina Vislova (bawah). (foto:Reuters)
Alex Bruce/Michelle Li (atas)/ Valeria Sorokina/Nina Vislova (bawah). (foto:Reuters)

LONDON – Absennya empat pasang ganda puteri papan atas dari partai-partai puncak Olimpiade 2012 dimanfaatkan maksimal oleh ganda Rusia Valeria Sorokina dan Nina Vislova. Di perebutan perunggu, Sorokina/ Vislova mengandaskan pasangan Kanada Alex Bruce/Michelle Li, Sabtu siang waktu London.

Sorokina/Vislova tidak menemui hambatan berarti untuk merebut medali perunggu dari tangan pasangan Kanada tersebut. Pada babak pertama dan kedua pasangan Rusia ini tampil apik hingga mengemas skor 21-9 21-10.

Demikian bagi Kanada, pencapaian mereka hingga menembus babak perebutan medali perunggu merupakan sejarah tersendiri. Karena sejak bulutangkis di pertandingkan di Olimpiade, belum ada pebulutangkis Kanada menembus babak semifinal.

Tampilnya Bruce/Li di babak semifinal sebenarnya lebih karena faktor keberuntungan, setelah munculnya skandal bulutangkis yang dilakukan empat ganda puteri yang di antaranya juga melibatkan pasangan Indonesia Greysia Polii/Meiliana Jauhari hingga mereka didiskualifikasi.

Bruce/Li sebenarnya sudah kandas di babak grup dengan skor kombinasi kekalahan selama babak grup 126-52. Tapi takdir berkata lain.Setelah skandal itu muncul, satu tempat di perempatfinal jatuh ke tangan mereka, dan akhirnya melaju ke semifinal setelah mengandaskan pasangan Australia Leane Choo/Renuga Veeran dengan rubber-game.

Sorokina/Vislova juga menempuh jalan yang sama. Beruntung di perempatfinal mereka bertemu lawan yang lebih mudah yaitu pasangan Afrika Selatan Annari Viljoen/Edwards Michelle Claire.

Tapi mereka tidak bisa berharap lebih dari itu, karena di semifinal lawan-lawan tangguh sudah menunggu. Rusia harus bertemu wakil China Tian Qing/Zhao Yunlei, sedangkan Kanada diadang Fujii Mizuki/Kakiiwa Reika. Keduanya pun tumbang dan harus puas memperebutkan perunggu di Wembley Arena.
(fit)