Thursday, June 14, 2012
Simon Ditantang Hayom di Perempatfinal
"Babak pertama saya bermain hati-hati, mau angkat bola saya takut out, mau smash atau neglob, saya juga takut. Tapi akhirnya itu jadi bumerang bagi saya, tempat dan angin juga mempengaruhi permainan saya," ujar Simon, saat konferensi pers, Kamis (14/6/2012).
Simon bahkan sempat tertinggal jauh. Namun, penonton yang hadir malam ini sukses menambah kekuatan dan motivasi bagi Simon, dan sebaliknya mempengaruhi penampilan juga fokus Wong Wing Ki. Alhasil, pemain asal Hongkong tersebut kerap melakukan kesalahan. Kendati demikian babak pertama tetap menjadi milik pemain Hongkong 21-15.
Memasuki babak kedua Simon tampil lebih baik dan meminimalisir kesalahan. Sehingga ia berhasil mencuri babak kedua dengan skor 21-19. Namun, Simon kembali bersusah payah pada game ketiga. Wong terus memimpin pertandingan dan menjauhi perolehan poin Simon 17-11.
"Saya kembali bermain lebih hati-hati sementara dia bermain agresif. Saya terus berjuang, sampai akhirnya dapat menyusul dan mengalahkannya," lanjut Simon.
Simon telah ditunggu oleh rekan senegaranya Dionysius Hayom Rumbaka pada babak perempat final Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 esok, Jumat (15/6/2012). Usai mengalahkan Ajay Jayaram dua set langsung untuk mendapatkan kemenangan sempurna 21-15 21-14.
"Siapapun yang menang besok (menghadapi Hayom), yang penting ada wakil Indonesia di babak semifinal. Saya akan tetap fokus, tidak mau dibuat beban. Tampil baik, itu yang penting!" imbuhnya.
Sementara itu, dipertandingan lainnya, ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan juga berhasil melangkah ke babak perempatfinal setelah menyingkirkanYohanes Rendy Sugiarto/Alfiat Yuris 21-19 21-11.
Pada babak perempatfinal, Markis/Kido akan berhadapan dengan wakil dari Indonesia lainnya Wijaya Rendra/Rian Sukmawan.
(hmr)
Ganda Putri Sisakan Meliana/Greysia
Dalam pertandingan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012) malam WIB, Meliana/Greysia berhasil lolos setelah menyisihkan Imawan Gebby Ristiyani/Nuraidah Tiara Rosalia lewat perarungan sengit 21-15 15-21 21-12.
Pada babak selanjutnya, Meliana/Greysia akan berhadapan dengan Kyung Eun Jung/Ha Na Kim. Ganda putri asal Korea Selatan itu mengalahkan Eei Hui Chin/ Pei Tty Wong lewat pertarungan sengit 18-21 22-20 21-10 .
Sayang, langkah Meiliana/Greysia tidak diikuti oleh ganda putri Komala Dewi/Jenna Gozali. Ganda putri muda Merah Putih ini berhasil lolos setelah dikalahkan Mami Naito/Shizuka Matsuo.
Ganda putri Melvira Oklamona/Khaeriah Rosmini juga kandas di babak kedua. Ganda putri yang lolos dari kualifikasi ini juga kandas, setelah dikalahkan Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna 21-15 21-15.
Nasib serupa juga dialami Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta. Pasangan ini tidak dapat melangkah ke babak selanjutnya, setelah ditumbangkan Jinhua Tang/Xia Huan lewat dua game langsung 21-9 21-12.
(hmr)
Wednesday, June 13, 2012
Bos McLaren Ingin Hamilton Bertahan
Martin Whitmarsh bersama Lewis Hamilton. (Foto: Reuters)
Sebelumnya, hubungan antara McLaren dan Hamilton dikabarkan mulai retak, karena, ia belum juga menjadi juara pada enam seri awal F1 musim ini. Bahkan, Hamilton dihubung-hubungkan dengan dua raksasa F1 lainnya, Ferrari dan Red Bull-Renault.
Namun, pada GP Kanada, Senin (11/6) lalu, Hamilton membuktikan bahwa ia masih mampu menjadi yang terbaik. Pembalap berusia 27 tahun itu menorehkan waktu tercepat, sekaligus mencatatkan rekor F1 di mana ada tujuh pemenang berbeda dari tujuh perlombaan awal.
“Spekulasi yang berkembang lebih banyak terjadi di luar tim ketimbang di dalam tim. Saya pikir, kami sedang fokus untuk memenangkan lomba dan kejuaraan,” ujar Whitmarsh, seperti dilansir ESPN, Kamis (14/6/2012).
“Sangat jelas, kami menikmati kerjasama dengan Lewis, begitupun sebaliknya. Jadi, kami memiliki harapan penuh untuk melanjutkan itu,” sambung pria berusia 54 tahun itu.
Whitmarsh yakin, kemenangan pada GP Kanada lalu merupakan titik balik Hamilton untuk meraih kejayaan bersama McLaren dan kerjasama yang terjalin pun tidak akan terhenti di akhir musim ini.
“Dia masih akan menjalani sejumlah musim (bersama McLaren) dan terus meraih kemenangan. Saya yakin, dia akan mendapat itu di tim ini,” sambungnya.
(fit)
"Gli Azzurri" Melawan Sejarah Buruk
AFP/DIMITAR DILKOFFPara pemain Kroasia sedang berlatih di Poznan dalam persiapan menghadapi Italia pada laga Grup C Piala Eropa 2012, Kamis (14/6/2012). Kroasia selalu menjadi momok buat Italia.
POZNAN, - Italia akan mencoba memperbaiki rekor pertemuan melawan Kroasia, Kamis (14/6/2012) di Stadion Miejzki, Poznan, Polandia. Pasalnya, Italia tidak pernah menang atas Kroasia sepanjang masa. Namun, Kroasia makin percaya diri dan siap memperburuk catatan Italia.
Sejak Kroasia memisahkan diri dari Yugoslavia pada 1991, "Gli Azzurri" sudah lima kali bersua Kroasia. Hasilnya? Italia kalah tiga kali dan hanya mencatat dua hasil imbang.
Pertandingan kedua di Piala Eropa 2012 ini pun ingin dilalui Italia dengan hasil positif. Strategi dan taktik tampaknya akan menjadi bumbu pertarungan Italia dan Kroasia di atas lapangan.
"Kroasia adalah tim yang paling berbahaya. Mereka bisa tampil tak terduga. Kroasia mampu mengubah gaya permainan sepanjang pertandingan," kata Pelatih Italia, Cesare Prandelli.
Italia kemungkinan besar akan sedikit mengubah susunan pemain di lini depan. Antonio Di Natale yang menyumbangkan gol ketika bertemu Spanyol, berpeluang tampil sejak menit awal menggantikan tempat Mario Balotelli yang dinilai kurang tajam.
"Vatreni" (julukan Kroasia) yang sudah mengemas tiga poin saat menaklukkan Republik Irlandia, sudah mengantisipasi kekuatan Italia. Pelatih Slaven Bilic cukup terkejut dengan apa yang ditampilkan Andrea Pirlo cs saat sukses menahan imbang juara bertahan dan juara dunia, Spanyol.
"Kita tahu bagaimana Spanyol bermain. Tetapi, Italia tampil sangat tidak terduga. Mereka berani memainkan bola-bola pendek di tengah, serta melakukan serangan balik yang cepat lewat umpan Pirlo. Italia merupakan salah satu favorit di ajang ini," ucap Bilic.
Kroasia memang tak boleh lengah sedikit pun memantau pergerakan para pemain Italia. Jika itu terjadi, bukan tak mungkin catatan manis Kroasia saat bertemu Italia yang telah bertahan 21 tahun, akan tercoreng di pertemuan keenam kedua tim.
Rekor pertemuan kedua tim:
1. Agustus 2006, Italia vs Kroasia: 0-2 (Persahabatan)
2. Juni 2002, Italia vs Kroasia: 1-2 (Piala Dunia 2002)
3. April 1999, Kroasia 0-0 Italia (Persahabatan)
4. Oktober 1995, Kroasia 1-1 Italia (Kualifikasi Piala Eropa 1996)
5. Oktober 1994, Italia 1-2 Kroasia (Kualifikasi Piala Eropa 1996)
Lima laga terakhir Italia:
1. 10 Juni 2012, vs Spanyol: 1-1
2. 2 Juni 2012, vs Rusia: 0-3
3. 1 Maret 2012, vs Amerika Serikat: 0-1
4. 16 November 2011, vs Uruguay: 0-1
5. 12 November 2011, vs Polandia: 2-0
Lima laga terakhir Kroasia:
1. 10 Juni 2012, vs Irlandia: 3-1
2. 3 Juni 2012, vs Norwegia: 1-1
3. 26 Mei 2012, vs Estonia: 3-1
4. 1 Maret 2012, vs Swedia: 1-3
5. 16 November 2011, vs Turki: 0-0
Prediksi susunan pemain:
Italia (3-5-2): Buffon; Bonucci, De Rossi, Chiellini; Maggio, NOcerino, Pirlo, Marchisio, Balzaretti; Cassano, Di Natale
Kroasia (4-3-1-2): Pletikosa; Srna, Corluka, Schildenfeld, Strinic; Rakitic, Vukojevic, Perisic; Modric; Mandzukic, Jelavic
Kemungkinan absen:
Italia: Barzagli (cedera)
Kroasia: -
Prediksi:
Italia: 35 persen
Imbang: 32 persen
Kroasia: 33 persen
Aturan Soal Rookie MotoGP Mungkin Berubah
CEO Dorna Carmelo Ezpeleta membuka kemungkinan Marc Marquez langsung memperkuat Repsol Honda musim depan/Getty Images
Ezpeleta mengaku bersedia berdiskusi soal perubahan aturan rookie ini. Penegasan Ezpeleta ini mencuatkan kembali soal rumor yang menyebut pembalap Moto2 Marc Marquez akan direkrut tim pabrikan Repsol Honda musim depan menggantikan juara dunia Casey Stoner yang pensiun.
“Peraturan soal rookie tersebut dibuat untuk membantu tim satelit. Dengan diperkuat pembalap muda berbakat, gap antara tim satelit dengan tim pabrikan bisa dikurangi,” kata Ezpeleta seperti dilansir Motosprint, Rabu (13/6/2012).
Aturan soal rookie ini dibuat pada awal musim 2010 lalu saat Ben Spies yang disokong penuh Yamaha dan distributor Amerika Serikat akan terjun di ajang MotoGP. Saat itu Spies berstatus juara World Superbike.
Spies lantas menghabiskan semusim bersama tim satelit Monster Tech 3 Yamaha sebelum memperkuat tim pabrikan Yamaha Factory Racing di musim berikutnya.
Situasi yang dihadapi Marquez lebih rumit karena pembalap Spanyol berusia 18 tahun tersebut disponsori oleh Repsol yang bila ditempatkan di tim satelit akan terlibat konflik sponsor dengan tim satelit Honda Racing Corporation (HRC).
“Ada jalan untuk mengubahnya dan Honda amat paham hal tersebut. Ketika Valentino Rossi debut di kelas 500cc, motor apa yang dia tunggangi? Yah, benar, motor yang amat privat! Rossi mengendarai motor yang sangat privat,” jelas Ezpeleta.
(auz)
Tuesday, June 12, 2012
Dipaksa Tampil, Rosicky Dibekap Cedera
UEFA / AFP Kapten dan gelandang Republik Ceko Tomas Rosicky saat konferensi pers di Stadion Wroclaw, Polandia, Senin (11/6/2012).
WROCLAW, - Kemenangan 2-1 Republik Ceko atas Yunani harus dibayar mahal, Selasa atau Rabu (13/6/2012) dinihari WIB. Yup, Kapten Tomas Rosicky berpotensi absen dalam laga selanjutnya.
"Tendon Achilles saya bermasalah dan saya tak tahu apa yang akan terjadi. Saya takut," katanya yang dikutip Sports Illustrated.
Gelandang Arsenal itu memberi tanda rekan-rekannya sesaat sebelum jeda agar tak mengirimkannya umpan lagi. Ia pun digantikan Daniel Kolar selepas turun minum.
"Dari menit ke-20 saya sudah susah berjalan," katanya.
Di paruh selanjutnya, Yunani berhasil memperkecil ketertinggalan. Ceko pun keteteran.
"Saya tak menyaksikan babak kedua," ujar Rosicky yang langsung ditangani tim medis Ceko begitu keluar dari lapangan.
"Sebuah kehilangan besar jika kami harus bermain tanpa Tomas. Tentu saja ia pemain penting bagi kami dan permainan kami jauh berkurang (di babak kedua)," ucap Vaclav Pilar, pencipta gol kedua Ceko di menit keenam.
Ceko akan menghadapi Polandia dalam pertandingan terakhir Grup A, Sabtu (16/6/2012).
Indonesia Gelar Kejuaraan Karate Dunia
Konferensi pers yang dihadiri Ketua PB FORKI Hendardji Supandji /Auzan (Okezone)
Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Karate Premier League ini karena Federasi Olah Raga Karate Indonesia (FORKI) dinilai sangat konsisten dalam mengikuti ajang-ajang WKF, baik level dunia maupun premier league. Bahkan, tahun lalu Indonesia ikut dalam 8 kejuaraan internasional.
“Selama 48 tahun PB FORKI berdiri, baru kali ini dipercaya menyelenggarakan WKF. Sejauh ini ada 27 negara yang sudah mendaftarkan diri,” kata Hendardji Supandji dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (12/6/2012).
Peserta WKF Premier League bukan main-main. Negara-negara kuat karate seperti Prancis, Iran, Jepang, dan Kuwait dipastikan ambil bagian. Juara dunia nomor kata perseorangan putri asal Jepang Uzami Rika juga hadir.
Total, ada 191 karateka dunia yang bersaing memperebutkan hadiah 500 euro untuk emas, 300 euro untuk perak, dan 100 euro untuk perunggu di nomor perorangan putra/putri. Sementara untuk beregu putra, pemenang dihadiahi 600 euro untuk emas, 400 euro untuk perak, dan 200 euro untuk perunggu.
Hendardji menambahkan, Indonesia sendiri mengirimkan 36 atletnya untuk WKF Premier League ini. Karateka-karateka peraih medali emas SEA Games 2011 lalu seperti Jintar Simanjuntak dan Donny Darmawan masih jadi andalan Merah Putih.
“Selama dua bulan terakhir sejak April lalu para atlet telah mengikuti pelatnas secara intensif. Kami targetkan bisa masuk lima besar,” tegas Hendardji.
WKF Karate 1-Premier League sendiri digelar sebanyak enam kali. Selain Jakarta, tuan rumah ajang ini adalah Prancis (pada Januari lalu), Belanda (Maret), Turki & Jerman, (September), dan Austria (Desember). Yang mendapatkan poin terbanyak dalam enam kali penyelenggaraan, itulah yang berhak keluar sebagai juara.
(auz)